Setiap Orang Muslim Harus Kaya

Level 1 : Restu Orang Tua

Barang siapa yang mencari akhirat, Allah akan menjadikan kekayaan dalam hatinya dan menghimpun seluruh urusannya untuknya, serta dunia akan datang kepadanya dalam keadaan tunduk. Sedangkan siapa saja yang mengharapkan dunia, Allah akan menjadikan kefakiran di depan matanya dan mencerai beraikan urusannya, duniapun tidak akan datang kepadanya kecuali yang sudah di takdirkan untuknya (HR Tirmidzi dan Ibn Majah)

Sebelum kita masuk pada tahapan-tahapan untuk mencapai tujuan kita menjadi kaya, mencapai fase finansial freedom, finansial independen, atau absoult finansial independen atau apapun tujuan, fase kekayaan yang anda impikan mulailah dari niat anda. Kebersihan hati dan pikiran sangat penting dalam memulai sebuah ikhtiar mencapai keinginan.

Niatkanlah bahwa niat kita menjadi kaya adalah semata-mata untuk NYA dan mencari akhirat NYA, dan sesampainya kita pada tujuan yang di harapkan kita semestinya melakukan segala kewajiban dan hak yang harus kita penuhi bagi kaum yang berkecukupan.

Bersihkan hati kita dengan meminta maaf kepada orang tua (jika masih punya), kepada istri, teman, sahabat, relasi dan siapapun di mana anda merasa punya masalah, iri, dengki, dendam dan sebagainya. Kita akan memulai perjalanan panjang bro, pastikan diri kita bersih terlebih dahulu sebelum melangkah. Dengan memohon maaf sekaligus mohon restu kepada orang tua, niscaya doa orang tua akan semakin menambah langkah kita semakin ringan.

Hubungan silaturahmi dengan sesama manusia harus di perbaiki terlebih dahulu sebelum anda akan meningkatkan level hubungan kepada sang khalik. Bahwa kelak kita akan di turunkan rejeki yang melimpah, mungkin dari order bisnis yang meningkat, panen yang berlipat dan sebagainya. Allah SWT tidak akan mengirimkan uang tunai di laci meja kita, tapi dengan lantaran (sarana) mungkin pekerjaan kita, bisnis kita atau aset-aset yang kita miliki. Namun bagaimana kita akan menjalaninya jika di dalam hati kita masih tersimpan benih iri, permusuhan dengan sesama kompetitor, orang lain, teman dan sebagainya, apalagi tanpa restu dan doa orang tua.

Ibumu, ibumu, ibumu, orang tuamu baru orang lain, nomer siji wong tua oke coey,,,,?. Ridho Allah adalah ridho orang tua jangan ngeyel kamu yah, mau kaya kan?. Segera minta maaf kepada orang tua dan orang lain, hilangkan segala kekeruhan hati, menatap masa depan semakin mudah dan ringan, dan perasaan lega hati lapang. Orang kaya yang durhaka dengan orang tua hartanya gersang, orang kaya yang dengki dan diliputi benih permusuhan hartanya hanya untuk uzub, pamer dan riya tidak pernah membawa ketenangan hidup. Tuu,,, bro.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: